Pada tanggal 14 November 2022, Masjid Raya Sheikh Zayed resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Acara peresmian ini menjadi momen penting dalam hubungan bilateral antara kedua negara. Peresmian dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi dari Indonesia dan UEA, serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat.
Peresmian ini juga disertai dengan berbagai kegiatan sosial, termasuk pembagian bantuan kepada masyarakat sekitar dan kegiatan-kegiatan keagamaan. Sejak saat itu, masjid ini menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial, tidak hanya bagi masyarakat Solo, tetapi juga bagi para wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan arsitektur masjid ini.
Jam Operasional, Lokasi , dan Rute
Jam Operasional
| Senin-Jumat: 04.00-21.00 WIB |
| Sabtu-Minggu 04.00-21.00 WIB |
Lokasi dan Rute
Alamat menuju Masjid Raya Sheikh Zayed Jalan Ahmad Yani No. 128, Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah.
Rute tercepat: Bandara → Jalan Adi Sucipto → Jalan Slamet Riyadi → Jalan Ahmad Yani. Perjalanan memakan waktu sekitar 30-40 menit tergantung lalu lintas.Rute tercepat: Stasiun Solo Balapan → Jalan Monginsidi → Jalan Ahmad Yani. Perjalanan sekitar 10 menit.Anda bisa menggunakan Batik Solo Trans (BST) yang melintasi jalur utama Jalan Slamet Riyadi. Turun di halte terdekat dari masjid, lalu melanjutkan perjalanan sekitar 5-10 menit dengan berjalan kaki atau menggunakan ojek online.
Harga Tiket Masuk
Gratis, tidak ada tiket masuk
Daya Tarik Dari Keunikan Masjid Raya Sheikh

Desain dan Arsitektur
Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo mengikuti gaya arsitektur tradisional Arab, dengan dominasi elemen kubah, menara, serta ukiran-ukiran khas Islam yang penuh detail. Masjid ini mengadopsi banyak elemen desain dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, seperti kubah besar yang dikelilingi oleh menara-menara menjulang tinggi dan fasad putih yang megah. Masjid ini memiliki empat menara setinggi sekitar 81 meter dan satu kubah utama yang besar dikelilingi oleh beberapa kubah kecil.
Selain itu, interior masjid dihiasi dengan berbagai ornamen yang dipengaruhi oleh seni Islam klasik, termasuk ukiran geometris yang indah, kaca patri, lampu gantung kristal yang megah, dan kaligrafi Arab yang menghiasi dinding-dindingnya.

Kapasitas dan Fasilitas
Masjid Raya Sheikh Zayed ini dapat menampung lebih dari 10.000 jamaah, baik di dalam ruangan utama maupun di halaman luarnya yang luas. Hal ini menjadikannya salah satu masjid terbesar di Indonesia. Di dalamnya, terdapat berbagai fasilitas seperti ruang shalat yang luas, area wudhu modern, ruang kelas untuk pendidikan agama, dan aula serbaguna untuk kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial.
Selain digunakan sebagai tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan aktivitas sosial masyarakat. Fasilitas pendukung seperti perpustakaan, ruang pendidikan Islam, serta taman-taman yang indah di sekitarnya menambah daya tarik masjid ini sebagai pusat keagamaan dan wisata religi.

Makna Simbolis
Masjid Raya Sheikh Zayed tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Muslim di Solo, tetapi juga menjadi simbol persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Pembangunan masjid ini mencerminkan hubungan bilateral yang erat antara kedua negara, khususnya dalam bidang ekonomi, budaya, dan agama. Selain itu, masjid ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat hubungan diplomatik dan mengekspresikan penghormatan serta rasa syukur antara kedua negara.
Selain berfungsi sebagai simbol persahabatan, Masjid Raya Sheikh Zayed juga menjadi ikon baru di kota Solo, menarik wisatawan lokal dan mancanegara.

Peresmian dan Respon Masyarakat
Acara peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed pada November 2022 dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari kedua negara, termasuk Presiden Joko Widodo dan Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Peresmian ini disambut antusias oleh masyarakat Solo dan umat Muslim di Indonesia. Banyak yang berharap bahwa masjid ini akan menjadi pusat keagamaan dan pembelajaran yang signifikan di wilayah tersebut.
Respon masyarakat terhadap masjid ini sangat positif. Selain fungsinya sebagai tempat ibadah, masyarakat lokal juga melihatnya sebagai destinasi wisata religi yang baru. Dengan desain arsitektur yang megah dan lokasi yang strategis, Masjid Raya Sheikh Zayed berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Tips Berkunjung Ke Masjid Raya Sheikh Zayed
- Eksplorasi Arsitektur: Kagumi keindahan arsitektur masjid yang menggabungkan gaya modern dan tradisional.
- Ikuti Kegiatan: Jika ada kegiatan seperti kajian atau pengajian, Anda bisa ikut serta untuk menambah ilmu.
- Abadikan Momen: Jangan lupa mengabadikan momen indah Anda di masjid. Namun tetaplah sopan dan hindari, mengambil foto di area yang dilarang.
- Datang Lebih Awal: Jika ingin melaksanakan shalat berjamaah, sebaiknya datang lebih awal agar mendapatkan tempat yang nyaman.
- Bawa Kamera: Abadikan keindahan masjid dengan kamera Anda, namun jangan sampai mengganggu kenyamanan pengunjung lain.
- Berbagi Pengalaman: Setelah berkunjung, jangan lupa bagikan pengalaman Anda kepada orang lain melalui media sosial atau cerita langsung.
Kehadirannya Masjid Raya Sheikh Zayed memperkaya panorama religius kota Solo dan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata serta hubungan bilateral kedua negara. Masjid ini diproyeksikan menjadi salah satu ikon utama wisata religi di Indonesia, yang akan menarik perhatian wisatawan lokal maupun internasional.
Ajak teman dan keluargamu untuk merasakan liburan yang berkesan bersama Naba Holiday! Siapkan dirimu untuk pengalaman baru yang penuh keajaiban dengan paket wisata bali.Jadilah bagian dari petualangan seru bersama Naba Holiday! Daftar sekarang dan sewa mobil bali untuk jelajahi tempat-tempat menakjubkan yang akan memperkaya perjalananmu.
Tunggu apalagi, konsultasikan sekarang!